You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
photo doc - Beritajakarta.id

Ketua Fraksi PKS Ingin Bantuan Biaya Pendidikan Terus Dilanjutkan

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menilai positif inisiatif memberikan bantuan biaya pendidikan bagi warga kurang mampu, baik melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Sehingga, perlu terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.

Memberikan manfaat sangat besar,

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengatakan, pihaknya menghargai program kerja dalam upaya menyukseskan program Wajib Belajar 12 Tahun. Bahkan, mereka yang ingin masuk perguruan tinggi juga dibantu.

"Kami berharap program ini terus berjalan karena memberikan manfaat sangat besar bagi warga yang membutuhkan," ujarnya, Jumat (25/10).

Anak Jakarta Pantang Putus Sekolah

Arifin meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan seleksi atau verifikasi dengan sebaik-baiknya agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Harus mereka yang betul-betul berhak. Selain itu, jangan sampai ada yang semestinya mendapatkan tapi terlewatkan. Saya kira ini juga menjadi konsern Pak Gubernur," terangnya.

Ia berharap, bantuan biaya pendidikan itu juga bisa diberikan setiap bulan, terutama yang berkaitan dengan biaya tunai karena itu digunakan untuk kebutuhan sekolah atau kuliah sehari-hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5858 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2365 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1708 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1618 personNurito